Categories
Uncategorized

Manfaat pijat setelah melahirkan

  • Relaksasi dan Mengurangi Stres

Pijat melemaskan otot, meningkatkan sirkulasi dan menurunkan hormon stres, membawa relaksasi dan menghilangkan stres. Maklum, mengingat sekitar dua pertiga ibu baru mengalami baby blues yang berkaitan dengan perubahan hormon, tanggung jawab baru dan rasa frustrasi karena berbagai penyesuaian yang harus dilakukan.

Itu sebabnya dukungan emosional dan manfaat pijat dapat berguna membantu selama ibu menghadapi masa transisi ini. Studi juga menunjukkan pijat bermanfaat untuk mengobati kondisi emosional yang lebih serius seperti depresi pascamelahirkan.

  • Meredakan sakit

Tubuh yang masih terasa sakit, nyeri atau setidaknya pegal-pegal setelah melahirkan memang normal. Belum lagi, tugas menyusui dan merawat bayi yang dapat menimbulkan rasa nyeri tambahan di area lengan, bahu dan punggung.  Bila Anda merasakan satu atau bahkan semua keluhan ini, pijat dapat menolong Anda. Pijat adalah pendekatan holistik yang efektif untuk merilekskan otot dan mengurangi rasa sakit tanpa obat.

  • Menyeimbangkan Hormon

Pijat mampu membantu meningkatkan keseimbangan hormon pascamelahirkan. Tingkat hormon estrogen dan progesteron sangat tinggi selama kehamilan dan menurun setelah melahirkan. Sementara kadar hormon prolaktin dan oksitosin meningkat untuk memfasilitasi pemberian ASI. Nah, pijat yang dilakukan oleh terapis berpengalaman dapat mengurangi hormon stres kortisol. Pijat juga dapat mengurangi biokimia alami yang terkait dengan depresi (dopamin dan serotonin) serta masalah kardiovaskular (norepinefrin).

  • Mengurangi Pembengkakan

Cairan tubuh perlu menemukan keseimbangan setelah melalui masa kehamilan, di mana ada peningkatan sekitar 50% volume cairan. Pijat meningkatkan sirkulasi dan drainase limfatik untuk memfasilitasi penghapusan kelebihan cairan dan produk limbah. Ini karena stimulasi jaringan yang diberikan pijatan membantu tubuh Anda untuk mengalihkan air ke tempat yang tepat. Selain itu, pembengkakan juga dipengaruhi oleh hormon, yang mengalami perubahan besar setelah melahirkan. Pijat membantu regulasi hormon, yang juga menurunkan pembengkakan.

  • Tidur Lebih Baik

Sebagian besar ibu baru merasa lelah setelah persalinan dan melahirkan karena harus merawat bayi sepanjang waktu. Pijat akan meringankan kelelahan, meningkatkan relaksasi dan membantu ibu tidur lebih baik. Penelitian telah menunjukkan peningkatan gelombang otak delta (yang menyertai tidur nyenyak) dengan terapi pijat. Itulah mengapa, saat dipijat biasanya kita tertidur.

Anda juga perlu tahu, bahwa tidur cukup adalah kunci untuk pemulihan kondisi tubuh ibu setelah melahirkan. Ya, semuanya membaik bila Anda cukup tidur! Tidak hanya itu, sebuah studi mengkorelasikan tidur yang lebih baik dengan berkurangnya lemak di perut ibu pascabersalin.

  • Mendukung Usaha Menyusui

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi dan setiap bayi berhak disusui. Tetapi menyusui bisa menjadi tantangan tersendiri bagi ibu. Di sinilah manfaat pijat untuk usaha menyusui. Selain membantu meredakan nyeri payudara, terapi pijat dapat meningkatkan sirkulasi dan meningkatkan produksi ASI. Studi menunjukkan bahwa pijat meningkatkan kadar prolaktin, hormon laktasi. Relaksasi di otot dada membuka bahu dan meningkatkan laktasi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *