Categories
Uncategorized

Gangguan kesehatan akibat asam urat

Asam urat tinggi terus menjadi momok bagi setiap orang. Pasalnya, keadaan yang lebih sering terjadi pada pria usia 40 tahun ke atas ini bisa menyebabkan berbagai keluhan yang mengganggu aktivitas hingga menurunkan kualitas hidup. Bahkan, jika tidak dikendalikan, asam urat tinggi bisa menyebabkan datangnya penyakit yang lebih gawat lagi.

Faktanya, tingginya asam urat dalam darah dapat menimbulkan penyakit radang sendi yang disebut gout. Ini adalah sejenis keluhan yang terjadi akibat penumpukan kristal urat di persendian seluruh tubuh, yang menyebabkan terjadinya reaksi peradangan.

Gout bisa disebabkan kondisi selain asam urat

Penyakit gout awalnya berasal dari makanan. Apabila Anda banyak mengonsumsi makanan yang tinggi purin seperti daging merah, jeroan, seafood, dan minuman beralkohol maupun minuman manis, maka zat purin akan menumpuk di dalam darah. Lantas, purin akan diubah oleh tubuh menjadi asam urat.

Secara normal, asam urat akan dibuang oleh ginjal melalui urine. Namun, apabila Anda mengonsumsi terlalu banyak makanan yang tinggi purin, maka tidak semua asam urat yang menumpuk dapat dikeluarkan oleh ginjal. Alhasil, zat tersebut akan terus menumpuk dan berpotensi menimbulkan gout.

Perlu Anda tahu, gout sebenarnya tak hanya bisa disebabkan oleh pola makan tinggi purin saja. Keadaan ini juga bisa terjadi akibat obesitas atau kelebihan berat badan. Sebab orang dengan berat badan berlebih akan memproduksi asam urat dalam jumlah tinggi. Selain itu, adanya penyakit ginjal, tekanan darah tinggi atau hipertensi, diabetes, sindrom metabolik, dan penyakit jantung juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena gout. Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan gout juga harus berhati-hati, karena lebih berisiko mengalami kondisi tersebut.

Kenali gejala gout

Gejala gout adalah bengkak, merah, panas, dan hangat pada area yang terkena. Keluhan-keluhan ini dapat bertahan hingga 12 jam. Namun, rasa tidak nyaman yang dapat mengganggu gerak tubuh bisa berlangsung dan bertahan selama beberapa hari.

Gejala-gejala gout paling sering terjadi di ibu jari kaki dan menyerang secara tiba-tiba di malam atau pagi hari saat bangun tidur. Keluhan yang paling mengganggu dari gout adalah rasa nyeri yang begitu hebat sampai bisa membangunkan penderita dari tidurnya.

Atas dasar itu, penderita gout harus benar-benar mengontrol kadar asam urat agar tidak terlalu tinggi. Apabila tidak, gout dapat kambuh-kambuhan dan bertambah parah dari waktu ke waktu. Bila sudah telanjur parah, penderita akan mengalami perubahan pada struktur sendi yang terkena dan batu ginjal.

Mencegah gout

Sebelum semua keluhan yang disebabkan oleh asam urat tinggi terlanjur terjadi, segera lakukan upaya pencegahan sekarang juga. Caranya, kurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung purin tinggi. Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan setiap hari dengan minum banyak air putih.

Sementara itu, bagi Anda yang kelebihan berat badan atau obesitas, segerakan untuk memulai program penurunan berat badan dengan menjaga makan seimbang dan rutin berolahraga. Jangan sungkan untuk berkonsultasi lebih lanjut dokter gizi untuk mencari tahu diet yang paling tepat.

Jika Anda sudah terlanjur menderita gout, segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan terapi yang tepat. Dokter akan memberikan obat antiradang dan antinyeri untuk mengatasi gejala yang Anda alami. Setelah reda, dokter akan memberikan obat untuk menurunkan kadar asam urat yang harus dikonsumsi sesuai dosis dan anjuran. Jangan abai untuk senantiasa berupaya mengendalikan kadar asam urat Anda agar tidak tinggi.

 

Categories
Uncategorized

Manfaat Potasium

Potasium atau kalium adalah salah suatu hal yang dibutuhkan oleh manusia. Biasanya, zat ini didapatkan dari sayuran dan buah. Ada beberapa alasan memang mengapa Anda butuh potasium setiap harinya, karena manfaat potasium amat baik bagi tubuh.

Potasium adalah mineral yang dapat membantu sel tubuh Anda bekerja dengan cara yang benar. Asal Anda tahu, saraf dan otot -termasuk jantung Anda- mungkin tidak berfungsi sebagaimana mestinya jika tubuh tidak cukup mendapatkan asupan potasium.

Kalium juga sangat penting untuk mengendalikan tekanan darah. Jadi, bagi Anda yang memiliki tekanan darah tinggi, konsumsi makanan yang mengandung zat ini amat disarankan.

Kandungan potasium sendiri paling banyak ditemukan pada pisang. Dalam satu buah pisang bisa mengandung sekitar 422 miligram potasium. Sedangkan, kebutuhan potasium harian orang dewasa (14 tahun atau lebih) sekitar 4.700 miligram potasium. Untuk ibu menyusui membutuhkan jumlah yang lebih banyak, yakni 5.100 miligram.

Sementara itu kebutuhan potasium harian untuk anak bisa berbeda-beda tergantung dari usianya. Berikut ini adalah rinciannya:

  • 0-6 bulan: 400 miligram
  • 7-12 bulan: 700 miligram
  • 1-3 tahun: 3.000 miligram
  • 4-8 tahun: 3.800 miligram
  • 9-13 tahun: 4.500 miligram

Alasan Anda butuh potasium

Berikut ini adalah manfaat potasium yang kemudian menjadi alasan mengapa Anda harus mencukupi kebutuhan potasium setiap harinya:

  1. Melawan osteoporosis

Seiring bertambahnya usia, tulang cenderung rapuh. Selain itu, banyak konsumsi daging dan susu dapat menyebabkan tubuh terlalu banyak mengandung asam, sehingga lebih cepat melemahkan tulang. Makanan yang kaya potasium seperti buah-buahan dan sayuran dapat memperlambat hal tersebut.

  1. Mencegah batu ginjal

Lebih banyak asam dalam tubuh bisa memicu timbulnya batu ginjal.Nah, asupan potasium bisa membantu menghilangkan asam yang menyebabkan batu ginjal dan mencegah batu-batu yang menyakitkan tersebut terbentuk.

  1. Membantu kinerja otot

Anda membutuhkan jumlah potasium atau kalium yang tepat di dalam sel tubuh agar otot dapat bekerja dengan baik. Perlu diketahui, terlalu sedikit atau terlalu banyak justru bisa membuat otot-otot lemah atau membuatnya terjepit, sehingga tidak berfungsi dengan baik.

  1. Membantu mencegah tekanan darah tinggi

Natrium dalam garam dapat menyebabkan stroke, penyakit jantung, dan gagal jantung. Tetapi, potasium dapat membantu Anda menyingkirkan natrium dan meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah.

  1. Membantu mencegah stroke

Stroke terjadi ketika aliran darah terbatas atau terputus ke bagian otak, sering kali karena pembuluh darah pecah atau tersumbat. Tekanan darah tinggi dapat membuat kondisi tersebut semakin parah. Tapi, kalium bisa mencegahnya jika kadarnya tepat. Tanda-tanda stroke termasuk bicara cadel, kelemahan lengan, atau terkulai di satu sisi wajah pun bisa dihindari. Jika Anda mengalaminya, segera periksakan diri Anda ke dokter.

Kekurangan dan kelebihan potasium

Jika Anda tidak memiliki cukup potasium (hipokalemia), otot bisa menjadi lemah, sehingga membuat Anda sering lelah, kram atau sembelit. Hal ini sangat mungkin terjadi bila Anda tidak mendapatkan cukup potasium dalam sehari-hari.

Selain itu, kelebihan potasium (hiperkalemia) juga bisa berbahaya. Bayi, orang tua, dan orang yang memiliki masalah ginjal lebih mungkin untuk mengalaminya. Hati-hati, Anda pun bisa mengalami hiperkalemia jika menggunakan obat-obatan tertentu atau tubuh tidak menghasilkan cukup hormon.

Sementara itu, selain pisang, manfaat potasium bisa Anda peroleh lewat mengonsumsi kentang, tomat, jeruk, dan biji-bijian. Pastikan Anda mencukupi kebutuhan akan potasium supaya terhindar dari berbagai masalah di atas.

 

Categories
Uncategorized

Waspada sering pusing dipagi hari

Pagi hari seharusnya dimulai dengan pikiran yang segar dan tubuh yang bugar. Namun, ada kalanya pusing bisa menyerang saat anda bangun pagi. Ketahui berbagai penyebabnya agar Anda dapat lebih waspada.

Pandangan mata yang terlihat kabur dan kepala terasa pening bisa jadi gejala dari pusing. Kondisi tersebut biasanya membuat Anda malas untuk beranjak dari tempat tidur dan akhirnya kembali tertidur dalam waktu yang sangat lama.

Bila Anda mengalaminya, jangan sampai diabaikan. Bisa jadi hal tersebut adalah tanda dari berbagai macam gangguan kesehatan, misalnya adanya penyakit serius pada kepala. Pusing diartikan sebagai perasaan melayang, kepala terasa ringan, atau berputar. Kondisi ini merupakan gejala umum yang dapat dialami oleh siapa saja, dan kapan saja. Penyebab pusing pun bisa beragam, mulai dari masalah fisik hingga psikis.

Kondisi yang harus diwaspadai dapat menyebabkan pusing

Karena penyebab yang bisa berbeda-beda pada setiap orang, maka Anda perlu memahami berbagai penyebab pusing. Berikut ini adalah beberapa faktor yang harus Anda waspadai ketika pusing menyerang setiap pagi:

  1. Stres sebelum tidur

Hampir dari setiap orang akan merasakan stres yang timbul akibat berbagai macam faktor, baik karena tumpukan pekerjaan, kehidupan sehari-hari bahkan banyaknya tuntutan. Ingat, stres yang berlebihan dapat mengakibatkan depresi. Stres, depresi dan beragam keadaan yang membuat Anda tertekan nyatanya tidak baik bagi tubuh. Anda bisa kekurangan hormon serotonin dan pada akhirnya menimbulkan pusing di kepala. Untuk itu, sebaiknya singkirkan beragam pikiran negatif sebelum naik ke tempat tidur.

  1. Gula darah rendah

Tubuh Anda membutuhkan energi dari karbohidrat untuk beraktivitas yang kemudian dipecah menjadi gula (glukosa). Ketika pasokan tersebut menurun, maka pusing tidak dapat terhindarkan. Kondisi gula darah rendah dapat terjadi ketika Anda belum terbiasa berpuasa, melakukan diet ketat, lupa makan, atau melakukan olahraga berat tanpa makanan yang cukup.

  1. Dehidrasi

Konsumsi air sangat penting untuk membantu proses metabolisme tubuh. Sebab, dua per tiga dari tubuh manusia terdiri dari air. Kondisi seperti ini biasanya dapat menimbulkan banyak keringat yang disebabkan oleh aktivitas yang intens, suhu, olahraga berat, hingga asupan cairan.

Anda dapat menilai status kecukupan cairan dengan melihat warna urine. Jika tampak kuning muda, tandanya cairan dalam tubuh Anda cukup. Sedangkan jika warna urine cenderung kuning tua dan pekat, berarti Anda sedang dehidrasi dan butuh minum air lebih banyak.

  1. Minum alcohol

Hati-hati, minuman beralkohol dapat menimbulkan dehidrasi. Hal ini berakibat terhadap penurunan aliran darah ke otak yang menyebabkan Anda memiliki kualitas buruk saat tidur, hingga berujung pada kepala yang pusing saat menyambut pagi. Selain itu, alkohol juga berdampak pada timbulnya insomnia atau sulit tidur. Sebagai solusi, perbanyak minum air putih dan vitamin C agar keesokan harinya Anda merasa lebih segar dan terhindar dari rasa malas saat bangun tidur.

Anemia merupakan keadaan dimana tubuh Anda mengalami kekurangan sel darah merah yang seharusnya berfungsi mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Apabila hal ini terjadi, maka otak biasanya akan kekurangan oksigen, sehingga timbul gejala pusing pada kepala. Kekurangan zat besi merupakan penyebab anemia. Hal tersebut umumnya terjadi akibat kurangnya asupan gizi, gaya hidup vegetarian, menstruasi yang terlalu panjang dan lama, perdarahan saluran cerna, hingga cacingan.

Berbagai kondisi di atas rentan menimbulkan pusing saat Anda terbangun di pagi hari. Jadi, hindari agar Anda tak merasakan sakit kepala yang mungkin menghambat aktivitas. Jika Anda sering mengalaminya, segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui diagnosis dan penanganan yang tepat.

 

Categories
Uncategorized

Deteksi dini penyakit jantung

Penyakit jantung merupakan suatu keadaan di mana organ jantung mengalami kelainan, meliputi penyakit jantung koroner, aritmia, hingga kelainan jantung bawaan. Untuk mencegah datangnya serangan jantung, perlu dilakukan deteksi dini penyakit jantung.

Kelainan jantung dapat melibatkan berbagai area, di antaranya pembuluh darah jantung, otot jantung, atau pun katup jantung. Munculnya kelainan ini bisa sekaligus melibatkan lebih dari satu area tersebut.

Salah satu penyakit mematikan

Penyakit jantung masih menjadi momok di tengah masyarakat. Menurut data yang dihimpun oleh Kementerian Kesehatan, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab utama kematian tertinggi di Indonesia.

Berdasarkan survei tahun 2014, penyakit jantung koroner menjadi penyebab kematian nomor dua setelah stroke, yaitu dengan persentase sebesar 12,9 persen. Berdasarkan kelompok umur, penyakit jantung koroner paling banyak terjadi pada kelompok umur 65-74 tahun.

Ironisnya, penyakit ini masih didapatkan pula pada kelompok umur yang tidak terlalu tua, yaitu 35-44 tahun.

Hingga kini, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyakit yang paling mengancam keselamatan jiwa di seluruh dunia. Menurut data yang dihimpun dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2012, sebanyak 17,5 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit kardiovaskular atau sama dengan 31 persen dari total 56,5 juta kematian di seluruh dunia.

Tak heran, penyakit jantung sering disebut dengan istilah “silent killer” atau pembunuh tak bersuara. Pasalnya, hanya sebagian kecil penderita yang menyadari bahwa sedang mengalami penyakit jantung.

Kenali gejala penyakit jantung

Pada awalnya, penderita mungkin tidak merasakan sama sekali gejalanya. Kebanyakan justru baru mengetahuinya saat mengalami serangan jantung.

Meskipun sangat beragam jenisnya, namun biasanya beberapa gejala yang muncul dapat serupa. Berikut adalah beberapa gejala penyakit jantung yang patut Anda waspadai.

  1. Nyeri dada

Nyeri dada bisa dikatakan sebagai gejala khas dari penyakit jantung yang biasa dikenal dengan istilah angina pectoris. Kondisi tersebut terjadi akibat asupan oksigen ke otot jantung tidak cukup.

Biasanya nyeri dada yang dirasakan seperti ditekan atau ditindih. Kemudian, nyeri akan semakin terasa saat beraktivitas dan berkurang saat istirahat.

  1. Rasa tidak nyaman di bagian tubuh atas

Rasa tidak nyaman atau nyeri juga dapat dialami di area lengan kiri, bahu, leher, rahang, hingga punggung. Pada lengan dapat dirasakan sensasi berat, sehingga lengan sulit digunakan untuk beraktivitas.

  1. Sesak napas

Ketika ada masalah pada jantung Anda, gejala lain yang bisa muncul yaitu sesak napas.  Sesak napas yang terjadi bisa dialami secara bersamaan dengan nyeri dada.

Selain itu, sesak napas akan semakin berat ketika Anda beraktivitas dan merasa lebih baik saat istirahat, sejalan dengan gejala nyeri dada yang dialami. Pada akhirnya, Anda akan mudah merasa lelah saat beraktivitas.

  1. Pusing hingga tubuh terasa goyang

Perasaan pusing seperti keliyengan dapat dirasakan ketika Anda mengalami penyakit jantung. Hal ini karena jantung tidak bisa memompa darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, termasuk ke otak. Jika ini terjadi, maka dapat menimbulkan perasaan pusing atau pun kliyengan, terutama saat beraktivitas.

  1. Keringat dingin

Saat jantung kekurangan oksigen bisa terjadi kondisi iskemia atau tidak cukupnya suplai oksigen ke organ jantung. Akibatnya, penderita akan mengeluarkan keringat berlebih dan mengalami penyempitan pembuluh darah. Pada akhirnya, kondisi tersebut dirasakan sebagai keringat dingin. Bahkan, keadaan iskemia dapat menimbulkan gejala mual hingga muntah.

Gejala penyakit jantung memang tidak mudah untuk diketahui. Namun, alangkah baiknya bila Anda berupaya melakukan deteksi dini penyakit jantung dengan mengenali tanda-tandanya. Jika mengalami salah satu dari hal-hal di atas, segera periksakan diri Anda ke dokter. Selain itu, Anda juga bisa melakukan pemeriksaan fungsi kerja jantung secara rutin ke dokter. Sehingga, kelainan jantung dapat segera diatasi secara tepat.

 

Categories
Uncategorized

Perut Kembung ? Hindari konsumsi makanan ini

Hampir setiap orang pernah mengalami perut kembung atau begah. Kondisi yang sering dianggap sebagai gejala ‘masuk angin’ ini paling sering terjadi akibat adanya gas berlebih di dalam saluran cerna.

Ahli kesehatan menyebut bahwa perut kembung atau begah dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak hingga mereka yang sudah lanjut usia. Anda yang tak ingin mengalami keluhan itu diwajibkan untuk benar-benar memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. Hal ini juga berlaku bagi Anda yang sudah terlanjur mengalami keluhan perut kembung. Pasalnya, jenis makanan tertentu bisa mencetuskan keluhan perut kembung atau begah dan membuatnya menjadi semakin parah.

Makanan pencetus perut kembung

Makanan adalah salah satu pencetus terjadinya perut kembung atau begah. Oleh karena itu, jika mengalami keluhan ini, Anda diwajibkan untuk benar-benar memerhatikan segala yang dikonsumsi.

Beberapa makanan yang sebaiknya benar-benar Anda hindari ketika mengalami perut kembung atau begah, di antaranya:

  1. Kubis-kubisan

Kubis-kubisan seperti brokoli, kembang kol, kale, wortel, dan asparagus merupakan jenis makanan yang dapat menyebabkan penumpukan gas di saluran cerna . Selain itu, jenis sayuran tersebut juga mengandung raffinose, yaitu gula yang sulit dicerna. Jadi, jika Anda mengonsumsi kubis-kubisan, apalagi saat perut sedang begah, keluhan bisa jadi semakin parah.

  1. Apel

Perut sedang begah? Jika ya, sebaiknya urungkan niat Anda untuk mengonsumsi buah apel. Faktanya, apel mengandung jenis gula alami yang tergolong sulit untuk diserap oleh saluran cerna. Selain apel, nanas, pir, anggur, dan mangga juga mengandung gula yang sulit dicerna. Karenanya, buah-buahan tersebut juga berpotensi menyebabkan dan memperparah keluhan perut kembung.

  1. Susu dan produk olahannya

Susu, keju, yoghurt, dan produk olahan sejenis mengandung laktosa di dalamnya. Jika Anda adalah penderita intoleransi laktosa, jenis makanan tersebut tidak dapat dicerna dengan baik sehingga memicu keluhan perut kembung.

  1. Cokelat

Cokelat meningkatkan peregangan di lambung, sehingga dapat meningkatkan produksi asam lambung. Alhasil, terjadinya perut kembung atau begah tak bisa dihindari lagi.

  1. Gandum

Makanan yang terbuat dari gandum memiliki kadar serat tinggi, sehingga dapat menyebabkan perut kembung atau begah.

  1. Minuman bersoda

Minuman bersoda mengandung gelembung-gelembung udara yang dapat terperangkap di dalam saluran cerna. Hal itulah yang dapat meningkatkan kadar gas dalam usus, sehingga perut terasa kembung dan begah.

Makanan-makanan di atas berpotensi lebih tinggi untuk menyebabkan perut kembung, khususnya jika Anda berada pada kondisi stres, mengonsumsinya secara berlebihan atau terlalu cepat.

Solusi perut kembung

Perut kembung dapat dicegah dan diatasi dengan cara-cara berikut ini:

  • Batasi atau hindari konsumsi makanan yang dapat memicu perut kembung
  • Makan secara perlahan dan kunyah makanan hingga benar-benar halus agar mudah dicerna
  • Makan secara teratur dan dengan porsi secukupnya
  • Jika ada intoleransi laktosa, ganti susu Anda dengan yang berlabel lactose free
  • Hindari berbicara saat makan
  • Lakukan pijatan di daerah perut untuk membantu mengeluarkan gas dari saluran cerna
  • Lakukan olahraga secara rutin dan teratur
  • Kelola stres dengan baik

 

Categories
Uncategorized

Cara Mengatasi Rasa Lelah

Rasa lelah dapat timbul akibat aktivitas fisik dan mental yang berlebihan tanpa mendapatkan istirahat yang cukup. Biasanya, hal tersebut akan membuat Anda seolah tak memiliki tenaga dan tidak sanggup melanjutkan aktivitas. Bukan tak mungkin, kondisi kelelahan membuat Anda lebih rentan terserang penyakit.

Akibat terlalu lelah, kondisi kesehatan tubuh dapat menurun drastis dan sistem daya tahan pun ikut turun.

Agar hal ini tidak berujung pada munculnya penyakit, tanda-tanda tubuh kelelahan harus Anda pahami. Yang pertama, menurut adalah sulit berkonsentrasi.

“Saat mulai sulit berkonsentrasi, mungkin itu tanda tubuh Anda kelelahan. Hal ini biasanya terjadi ketika otak terlalu lelah untuk berpikir.”

Tanda selanjutnya adalah gangguan emosi. Tubuh yang mengalami kelelahan bisa memengaruhi emosi, yakni mudah marah, mudah menangis, dan menjadi orang yang pesimistis.

Tanda ketiga adalah gangguan pola tidur. Menurut dr. There, pola tidur yang kacau adalah salah satu tanda tubuh kelelahan. Sulit tidur padahal tubuh terasa sangat lelah dan ngantuk bisa menjadi awal tanda ini.

Tanda terakhir adalah sering sakit. Seperti yang diungkapkan sebelumnya, orang yang kelelahan mudah terserang penyakit, misalnya batuk, pilek, dan demam.

Cara usir rasa lelah

Saat Anda merasakan tubuh kelelahan, Anda harus tahu cara mengatasinya. Berikut beberapa cara mengatasi rasa lelah yang bisa Anda lakukan:

  1. Minum lebih banyak air

Usahakan tetap terhidrasi dengan baik untuk menjaga tubuh Anda dalam kondisi optimal. Sebab, dehidrasi dapat menyebabkan tingkat energi yang rendah. Hal ini juga berdampak negatif pada tidur Anda dan dapat menyebabkan Anda mendengkur, suara serak, dan kram pada kaki. Selain itu mulut dan saluran hidung juga cenderung menjadi kering.

  1. Kurangi kafein

Mengurangi asupan kafein dapat memberi Anda lebih banyak energi dalam jangka panjang. Meskipun kafein memberi Anda energi awal, setelahnya Anda akan merasa sangat mudah lelah. Hindari kafein setelah makan malam, jadi Anda dapat beristirahat dengan nyenyak di malam hari.

  1. Tidur cukup

Cukup istirahat sangat penting jika Anda ingin mempertahankan tingkat energi sepanjang hari. Bersantailah sebelum tidur, atau lakukan peregangan ringan. Ciptakan kondisi dan suasana kamar senyaman mungkin untuk Anda tidur.

  1. Kurangi stress

Stres dapat memengaruhi energi Anda untuk menjalani hari. Hormon stres dapat memiliki efek negatif pada pola tidur Anda, sistem tubuh, dan kesehatan secara keseluruhan. Jadi, agar rasa lelah tidak menghampiri, kurangi stres. Pergilah ke spa untuk perawatan agar tubuh lebih rileks. Selain itu, lakukan aktivitas fisik yang bisa menenangkan otak, seperti tai chi, meditasi, atau yoga.

  1. Kurangi durasi duduk

Bangun, bergerak, dan dapatkan energi Anda secara alami misalnya dengan senam ringan, jalan kaki di sekitar tempat kerja Anda atau naik turun tangga. Ini sangat penting jika Anda banyak menghabiskan waktu Anda dengan duduk, entah di kantor atau di manapun Anda berada.

  1. Prioritaskan makanan kaya zat besi

Anemia juga bisa menyebabkan kelelahan. Ini karena kadar hemoglobin yang rendah, yang membuat oksigen lebih sulit dibawa ke jaringan dan otot Anda. Kondisi ini juga melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda.

Berikut adalah beberapa makanan kaya zat besi untuk dimasukkan dalam diet Anda:

  • Sayuran hijau berdaun
  • Sereal
  • Daging
  • Kacang, kacang polong, dan lentil
  • Hati
  • Biji-bijian
  1. Porsi makan lebih kecil, lebih sering

Dalam hal tingkat energi, makan porsi kecil lebih sering sepanjang hari mungkin lebih bermanfaat daripada makan beberapa kali dalam jumlah besar. Hal tersebut berguna untuk menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil. Makan setiap 3-4 jam akan mengurangi kemungkinan energi Anda rusak. Pada gilirannya, Anda akan lebih kecil kemungkinannya untuk mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Hindari makan berlebihan dan berhentilah makan sebelum Anda kenyang.

  1. Belajarlah untuk santai

Luangkan waktu untuk benar-benar bersantai, rileks, dan melepaskan segala sesuatu yang menekan. Teknik pernapasan dalam, peregangan ringan, dan meditasi adalah cara terbaik untuk melepas lelah. Menemukan kedamaian di alam adalah cara lain untuk “memberi makan” jiwa Anda.

Itu adalah cara-cara yang mudah Anda terapkan untuk mengusir rasa lelah. Jika Anda sudah merasakan satu atau lebih tanda kelelahan , jangan biarkan berlarut-larut. Segera atasi dengan cara di atas. Namun, bila rasa lelah Anda tak kunjung hilang, segera periksa ke dokter.

 

 

Categories
Uncategorized

Bisul tak kunjung sembuh

Bisul yang muncul di permukaan kulit sering terasa mengganggu. Salah satu gangguan kulit ini memang terasa nyeri sehingga membuat aktivitas pun terasa tidak nyaman. Meski demikian, bisul sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya. Namun jika bisul tak kunjung sembuh, apa yang perlu dilakukan?

bisul merupakan sekumpulan nanah yang berada di dalam suatu rongga kulit akibat infeksi kulit. Pada awalnya, kulit menjadi merah di area infeksi, lalu berkembang menjadi benjolan lunak. Setelah 4-7 hari, benjolan mulai memutih karena nanah yang terkumpul di bawah kulit.

Bisul paling sering terjadi di bagian wajah, leher, ketiak, bahu, dan bokong. Penyebab bisul bisa sampai muncul adalah karena bakteri Staphylococcus aureus yang masuk ke dalam tubuh melalui goresan luka di kulit.

Umumnya, bisul hanya muncul satu, tidak berkelompok, dan di atas permukaan kulit. Jika bisul muncul secara berkelompok, maka ini merupakan jenis infeksi yang lebih serius, yang dinamakan karbunkel.

Gejala bisul semakin parah

Bisul sendiri sebenarnya jarang memerlukan penanganan medis karena bisa sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi, ada kalanya muncul juga bisul yang tak kunjung sembuh atau sembuh dalam waktu yang lama.

Berikut adalah gejala-gejala bisul dengan kondisi yang semakin parah:

  • Demam
  • Benjolan terus membesar dan terasa sakit
  • Berjumlah lebih dari satu buah di area yang sama, dikenal dengan istilah bisul sabut
  • Kelenjar getah bening membengkak
  • Bisul tak kunjung kering
  • Memiliki masalah dengan sistem kekebalan tubuh, atau dalam pengobatan yang mengganggu sistem kekebalan tubuh

Bagaimana jika bisul tak kunjung sembuh?

Nyatanya, bisul memang bisa lama sembuhnya. itu mungkin karena infeksinya sudah sangat berat.

“Bisul tidak sembuh kemungkinannya bisa karena mengalami infeksi bakteri kulit bagian dalam, seperti abses. Lalu, karena infeksi jaringan kulit yang lain seperti selulitis atau erisipelas,”

Nah, kalau misalnya bisulnya lama dan disebabkan oleh kondisi-kondisi di atas, mau tidak mau harus ke dokter kulit dan dokter akan melakukan tindakan. Biasanya, kalau disebabkan selulitis dan erisipelas, akan ada obat khusus, akan diberikan antibiotik oleh dokter. Kalau yang abses harus disayat dan dibuka salurannya supaya cairan infeksinya bisa keluar,”

Sebaiknya segera ke dokter jika bisul sudah seminggu tak kunjung sembuh. Sebab, ternyata bisul bisa menginfeksi tulang. Paling bahaya lagi, bisul juga bisa sebabkan sepsis.

“Kalau bisul biasa, itu sebenarnya beberapa hari sudah bisa sembuh. Intinya seperti ini, kalau bisul sudah lebih dari seminggu, lebih baik ke dokter. Karena biasanya bisa sampai ke tulang dan menyebabkan infeksi tulang atau osteomelitis,” ungkapnya.

“Sampai yang paling parah adalah sepsis, infeksi darah yang berat. Ini terutama pada pasien-pasien dengan imunitasnya rendah, seperti diabetes melitus, HIV, lansia, suka konsumsi jamu, atau streoid tinggi, dan orang yang minum obat dalam jangka waktu yang lama,”

Jadi, jangan sepelekan bisul yang tak kunjung sembuh jika Anda mengalaminya. Anda bisa mengalami hal yang disebutkan di atas semua. Pastikan Anda selalu menjaga kebersihan kulit juga supaya terhindar dari bisul. Jika Anda mengalami bisul yang tak kunjung sembuh, jangan lakukan tindakan sendiri karena bisa mengakibatkan infeksi. Segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan tindakan yang tepat.

 

 

 

Categories
Uncategorized

Dampak malas mencuci handuk untuk kebersihan

Tak seperti pakaian atau seprai, kebersihan handuk sering luput. Bisa jadi Anda mencuci handuk sebulan sekali, karena menganggap pemakaiannya hanya untuk mengeringkan tubuh yang sudah bersih setelah mandi. Padahal, handuk juga bisa jadi sarang mikroorganisme. Ada akibatnya pada tubuh jika Anda malas cuci handuk secara rutin.

Handuk bisa jadi sarang bakteri

Memang, penggunaan handuk adalah untuk mengeringkan tubuh yang sudah bersih. Jadi handuk sering dianggap tidak kotor. Namun, menurut Philip Tierno, PhD, profesor klinis patologi dan mikrobiologi dari NYU School of Medicine, Amerika Serikat (AS), setelah mandi tak semua bakteri tersapu bersih. Beberapa masih tertinggal di tubuh. Nah, saat mengeringkan tubuh dengan handuk, bakteri di tubuh bisa berpindah ke handuk dan mulai berkembang biak.

Bakteri akan terus menumpuk setiap Anda menggunakan handuk setiap harinya, bahwa handuk yang lembap, basah, dan tidak kering sempurna akan menjadi media yang baik untuk pertumbuhan kuman dan jamur. Anjuran ini bahkan menjadi tidak berlaku apabila handuk yang digunakan sudah berbau.

“Aroma tak sedap biasanya berasal dari pertumbuhan mikroba pada handuk yang kotor tersebut. Jika kondisinya demikian, handuk harus segera dicuci menggunakan detergen,”

Akibat jika malas mencuci handuk 

Handuk adalah salah satu benda dengan paling banyak kuman di kamar mandi. Jika malas mencucinya secara rutin, ini layaknya Anda secara sukarela ingin “dijajah” kuman penyakit.

  • Risiko terjadinya infeksi

Mengelap tubuh dengan handuk kotor bisa meningkatkan risiko infeksi. “Ketika Anda menggosok tubuh kuat-kuat dengan handuk, kulit bisa tergaruk,” kata Prof. Gerba. Lecet atau luka (bahkan yang tak kasatmata) bisa menjadi pintu masuk bakteri ke dalam tubuh.

  • Timbulnya jerawat

Jika Anda cenderung berjerawat (acne-prone), Anda sebaiknya cuci handuk setelah menggunakannya. Saat Anda menggosok kulit dengan handuk kotor, khususnya pada kulit dengan pustula (gelembung yang berisi nanah) yang terbuka, bakteri bisa masuk ke dalam tubuh dan memunculkan jerawat baik di wajah, punggung, atau bagian tubuh mana pun.

Cara menjaga handuk Anda tetap bersih

Meski hanya Anda yang menggunakan handuk tersebut, Prof. Gerba dan Prof. Tierno merekomendasikan Anda untuk mencuci handuk setiap 2-3 hari. Lebih dari itu, mikroorganisme tersebut akan membuat handuk kotor.

Memang Anda tak akan langsung sakit jika menggunakan handuk yang belum dicuci selama 2 minggu, tapi ibaratkan saja, apakah Anda mau menggunakan pakaian dalam kotor setelah mandi (kecuali dalam keadaan darurat)?

Selain itu, dr. Nadia juga secara tegas melarang Anda untuk saling meminjam atau bertukar handuk dengan orang lain, meski dengan pasangan atau anggota keluarga sendiri. Ingat, handuk adalah barang pribadi.

“Sama seperti sikat gigi atau pakaian dalam, handuk sebaiknya tidak digunakan bergantian dengan orang lain. Pasalnya, bertukar handuk dengan orang lain sama saja dengan bertukar kuman, jamur, ataupun penyakit menular lainnya.”

Selain handuk mandi, perhatikan juga handuk tangan yang digunakan setelah mencuci tangan.

“Karena pemakaiannya lebih sering, sebaiknya handuk tangan dicuci lebih sering, yakni tiap 2-3 kali sehari. Namun, jika handuk digunakan bersama-sama, sebaiknya cuci setiap hari,”

Meski terlihat bersih atau cuma Anda yang memakainya, tetapi handuk bisa menjadi sarang mikroorganisme. Karenanya, jangan malas cuci handuk, baik handuk mandi, handuk tangan, atau handuk kepala, karena bisa mengakibatkan infeksi , timbulnya jerawat atau jerawat makin “subur”, atau keluhan lainnya. Selain itu, hindari juga saling meminjamkan handuk untuk mencegah penularan penyakit tertentu. Setelah membaca artikel ini, jangan lagi malas untuk mencuci handuk, ya!

Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat 🙂

 

Categories
Uncategorized

Awas tendon bisa rusak akibat diabetes

Dulu, para peneliti menemukan bahwa orang dengan diabetes tiga kali lebih mungkin untuk mengalami nyeri tendon ketimbang mereka yang tidak mengidap penyakit tersebut. Nyeri tendon dikenal juga dengan tendinitis.

Hormon insulin berfungsi untuk mengangkut gula yang ada di dalam darah untuk digunakan oleh sel-sel tubuh. Kekurangan hormon insulin atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap hormon insulin dapat mengganggu distribusi gula ke dalam sel-sel tubuh.

Diabetes memang dapat memengaruhi jaringan atau organ lain. Salah satu jaringan yang bisa terkena imbas dari diabetes adalah tendon. Hal ini perlu diperhatikan karena orang dengan diabetes dianjurkan berolahraga untuk mengelola penyakitnya. Namun, tendinitis ini dapat menghalangi orang dengan diabetes untuk beraktivitas fisik dengan baik.

Lalu, bagaimana diabetes dapat merusak tendon?

Tendon adalah sekumpulan jaringan yang menghubungkan otot dengan tulang. Tendon terdapat di seluruh tubuh, termasuk bahu, lengan, pergelangan tangan, pinggul, lutut, hingga pergelangan kaki. Mereka meletakkan kekuatan dari otot ke tulang sehingga Anda bisa bergerak.

Ketika Anda memiliki penyakit diabetes yang tak terkendali, tendon dapat menebal dan menjadi lebih mudah robek. Kerusakan tendon pada diabetes tipe 1 dan tipe 2 terjadi karena zat yang disebut produk akhir glikasi lanjut (AGEs). Ia terbentuk ketika protein atau lemak bercampur dengan gula dalam aliran darah.

Biasanya, tubuh menghasilkan AGEs dengan perlahan tapi pasti. Namun, ketika Anda memiliki diabetes, tambahan gula dalam darah meningkatkan kecepatan, yang kemudian memengaruhi tendon.

Perlu diketahui bahwa tendon dibuat dari protein yang disebut kolagen. AGEs membentuk ikatan dengannya yang dapat mengubah struktur tendon dan memengaruhi seberapa baik mereka bekerja. Misalnya, tendon dapat menjadi lebih tebal dari biasanya dan tidak mampu menahan berat badan sebanyak dahulu. Akibatnya, peluang tendon untuk robek bakal meningkat.

Ciri signifikan saat tendon Anda rusak akibat diabetes, antara lain telapak tangan serta jari yang kaku atau berubah menuju arah tak semestinya. Kondisi lain seperti susah bergerak, mati rasa, dan kesemutan terus-menerus juga dapat dialami tubuh Anda.

Kerusakan tendon amat menyakitkan dan dapat menghambat pergerakan sendi. Bahkan jika Anda menjalani operasi untuk memperbaiki kerusakan, tendon dapat robek lagi. Studi menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga orang dengan diabetes yang menjalani operasi tendon, bakal kembali pada kondisi awal.

Mengatasi kerusakan tendon

Cara terbaik untuk menghindari kerusakan tendon adalah mengendalikan kadar gula darah akibat diabetes. Turunkan lewat bantuan diet, olahraga, serta obat-obatan. Hal ini akan meningkatkan kesehatan serta menghilangkan tekanan pada tendon secara bersamaan.

Jika Anda sudah mengalami kerusakan tendon, diskusikan kepada dokter Anda apakah Anda boleh melakukan pengobatan berikut ini:

  • Obat penghilang rasa sakit seperti aspirin atau ibuprofen
  • Relaksan otot
  • Terapi fisik dan olahraga

“Pengobatan diabetes umumnya mulai dari menjaga pola makan dan gaya hidup, obat diabetes oral (tablet), hingga insulin. Obat-obatan diabetes ada banyak jenisnya, dari yang bekerja mengeluarkan insulin hingga yang bekerja meningkatkan fungsi dari insulin,”

Pahami korelasi antara kerusakan tendon serta diabetes sesuai penjelasan di atas, agar tidak memengaruhi aktivitas sehari-hari. Terapkan juga pola hidup sehat demi kualitas hidup yang lebih baik.

 

Categories
Uncategorized

Gejala dan Pencegahan Optik Neuritis

Optik neuritis merupakan kelainan pada mata yang ditandai dengan adanya peradangan dan pembengkakan pada saraf mata. Saraf mata, atau secara medis dikenal dengan istilah nervus optikus, merupakan saraf yang menghubungkan antara mata dengan otak. Saraf inilah yang menyebabkan cahaya yang diterima mata bisa diterima oleh otak dan seseorang menjadi dapat melihat.

Penyakit ini lebih banyak dialami oleh perempuan. Jumlah perempuan yang mengalami optik neuritis dua kali lebih banyak daripada laki-laki. Optik neuritis lebih banyak menyerang orang dalam usia muda, yaitu berkisar antara 20–45 tahun.

Penyebab Optik Neuritis

Optik Neuritis hampir selalu berkaitan dengan penyakit sklerosis multipel, yaitu penyakit autoimun yang menyerang berbagai saraf di otak.

Meski demikian, pada beberapa kasus, optik neuritis juga dapat disebabkan karena infeksi bakteri atau virus yang menyerang rongga bola mata atau menyerang sinus di daerah wajah.

Diagnosis Optik Neuritis

Bila terdapat dugaan adanya optik neuritis, ada beberapa pemeriksaan yang umumnya dilakukan yaitu:

  • Pemeriksaan refleks pupil dengan menyinari kedua mata menggunakan senter.
  • Pemeriksaan visus untuk menilai tajam penglihatan.
  • Pemeriksaan funduskopi untuk menilai kondisi retina dan saraf. Pada 2/3 kasus optik neuritis, hasil pemeriksaan funduskopi menunjukkan gambaran yang normal.

Untuk memastikan bahwa yang dialami penderita adalah optik neuritis dan bukan kelainan saraf mata lainnya, maka diperlukan pula pemeriksaan darah. Pemeriksaan yang perlu dilakukan adalah berupa laju endap carah, C-reactive protein, fungsi hormon tiroid, antinuclear antibody (ANA), dan pemeriksaan DNA.

Gejala Optik Neuritis

Optik neuritis sering didahului dengan infeksi virus seperti batuk atau pilek, serta keluhan nyeri pada saat menggerakkan bola mata. Setelah itu, tajam penglihatan akan menurun secara mendadak. Keluhan ini bisa menyerang satu atau dua mata.

Selain pandangannya menjadi lebih kabur, penderita optik neuritis umumnya mengalami diskromatopsia, yaitu gangguan persepsi warna. Misalnya tidak bisa membedakan warna merah dengan warna hijau, atau tidak bisa membedakan biru dengan kuning. Penderita juga akan merasakan nyeri pada mola mata dapat semakin berat.

Umumnya, memburuknya tajam penglihatan dipicu oleh stres atau kelelahan. Selain itu, biasanya penderita juga mengalami gangguan konduksi penglihatan (benda yang seharusnya dalam garis lurus, terlihat melengkung).

Optik neuritis sering disertai dengan radang pada selubung saraf tulang belakang(myelin). Hal ini menyebabkan optik neuritis sering diserai gejala kelumpuhan tangan atau kaki, rasa baal pada tangan atau kaki, cegukan terus menerus, dan gangguan saraf lainnya.

Pengobatan Optik Neuritis

Kasus optik neuritis harus ditangani oleh dokter spesialis mata dan dokter spesialis saraf. Pada sebagian kasus optik neuritis, tajam penglihatan akan membaik dengan sendirinya dalam waktu satu hingga beberapa minggu. Namun demikian, dapat pula gangguan penglihatan terjadi secara permanen.

Pengobatan utama pada penyakit optik neuritis adalah dengan obat kortikosteroid. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi pembengkakan dan radang saraf yang terjadi. Selain itu, pengobatan dengan antibodi monoclonal yaitu Rituximab juga cukup efektif untuk memperbaiki penglihatan. Rituximab juga terbukti dapat menurunkan kekambuhan optik neuritis.

Bila optik neuritis disertai gangguan saraf lainnya, maka kemungkinan besar optik neuritis tersebut disertai dengan multiple sklerosis. Jika ini yang terjadi, penderitanya harus dirawat inap. Selain itu, obat autoimun seperti beta-interferon perlu dipertimbangkan untuk diberikan.

Pencegahan Optik Neuritis

Hingga saat ini, belum ada hal yang dapat mencegah terjadinya optik neuritis. Namun bila seseorang sudah pernah mengalami optik neuritis sebelumnya, maka untuk mengurangi risiko kekambuhan, sebaiknya:

  • Tidur 6–8 jam setiap malam
  • Menghindari kelelahan fisik yang berat
  • Kontrol rutin ke dokter spesialis mata dan dokter spesialis saraf
  • Mengelola stres dengan baik
  • Mengkonsumsi obat dengan teratur sesuai anjuran dokter