Categories
Uncategorized

Cara Perawatan Tali pusat

Perawatan tali pusat adalah suatu tindakan perawatan pada tali pusat bayi baru lahir agar tetap kering dan mencegah terjadinya infeksi tindakan pencegahan aseptic secara dini yang dilakukan untuk terjadinya infeksi yang ditularkan melalui pembuluh tali pusat.

  • Tujuan perawatan tali pusat

Tujuan perawatan tali pusat adalah untuk mencegah infeksi dan mempercepat permasalahan tali pusat dari perut. Dalam upaya mencegah infeksi dan mempercepat pemisahan, ada berbagai substansi dan ritual yang telah digunakan untuk perawatan tali pusat, hanya beberapa diantaranya yang sudah diteliti. Substansi seperti pewarna tripel, alkohol, dan larutan klorheksidin dahulu dianggap dapat mencegah infeksi tetapi efektivitasnya belum terbukti. Tali pusat puput sehari lebih cepat pada kelompok, dimana tali pusat dibiarkan mengering secara alami.

  • Teknik cara perawatan tali pusat
  • Cuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh tali pusat.
  • Saat memandikan bayi, usahakan agar anda tidak menarik tali pusat.
  • Bungkus longgar tali pusat menggunakan kassa steril atau tali pusat dapat dibiarkan terbuka (tanpa dibungkus kassa) dan tanpa dibubuhi apa pun (obat antiseptik atau alkohol), serta bahan-bahan lain di atas tali pusat.
  • Tali pusat sebaiknya tidak tertutup dengan rapat karena akan membuatnya menjadi lembab yang bias meningkatkan resiko tumbuhnya bakteri.
  • Tali pusat akan lepas sendirinya, sehingga sangat tidak dianjurkan untuk memegang atau menarik-narik tali pusat.
  • Dampak tali pusat tidak dirawat

Tali pusat yang tidak dirawat dengan baik akan menimbulkan resiko infeksi, dengan tanda-tanda seperti: pangkal tali pusat, dan daerah sekitarnya berwarna merah, keluar cairan yang berbau, ada darah yang keluar terus-menerus, dan/atau bayi demam tanpa sebab yang jelas.

Categories
Uncategorized

Manfaat Buah Naga Bagi Tubuh

Buah Naga dianggap sebagai buah super tropis dan obat-obatan karena banyak manfaatnya. Dan juga dikenal dengan nama pitaya, bahkan beberapa orang menyebut pir stroberi. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Selatan, dan Amerika Tengah.

Manfaat buah  naga

  1. Untuk mencegah kanker

Buah naga dapat membantu mencegah kanker seperti kanker usus besar. Jadi jika merasa sering sakit atau bahkan jika berisiko tinggi terserang kanker, makanlah buah naga.

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Tingginya kadar vitamin C yang ditemukan dalam buah naga membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan juga merangsang aktivitas antioksidan lain dalam tubuh. Karena itu, buah naga bermanfaat sebagai MPASI bayi.

  1. Tinggi serat

Buah naga kaya akan oligosakarida yang membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri usus seperti lactobacilli dan bifidobacteria. Studi tentang prebiotik alami di Thailand menunjukkan bahwa buah ini membantu meningkatkan flora usus yang sehat, yang penting untuk pencernaan yang lancar.

  1. Perawatan kulit

Antioksidan dalam buah naga membantu melawan tanda-tanda penuaan dengan mengurangi efek berbahaya dari radikal bebas dalam tubuh. Buah naga juga membantu dalam merawat kulit terbakar, jerawat, dan kulit kering. Vitamin C dalam buah naga juga membantu mencerahkan kulit.

  1. Kaya akan Magnesium dan Vitamin B

Buah naga juga kaya akan mineral seperti magnesium dan vitamin seperti vitamin C dan vitamin B. Manfaat magnesium termasuk meningkatkan kesehatan tulang dan kesehatan jantung.

  1. Bantu Detoksifikasi

Buah naga yang kaya antioksidan membantu detoksifikasi dengan membuang racun dari tubuh. Hal ini akan membantu penurunan berat badan.

7. Mampu Mencegah Diabetes

Sifat antioksidannya ini juga berfungsi untuk mencegah terjadinya diabetes melitus karena dapat membunuh sel jahat yang biasanya dihasilkan oleh pola hidup dan pola makan yang tidak sehat. Buah naga juga aman bagi penderita diabetes karena kadar gulanya yang sangat kecil

 

Categories
Uncategorized

Tips Dan Cara Memijat Bayi

Pijat bayi adalah mengurut bagian tubuh untuk melemaskan otot sehingga peredaran darah lancar yang dilakukan pada seluruh permukaan tubuh bayi. Seni pijat adalah terapi sentuhan kulit dengan menggunakan tangan. Pijat meliputi manipulasi terhadap jaringan atau organ tubuh dengan tujuan pengobatan serta sebagai istilah yang digunakan untuk menggambarkan gerakan manipulasi tertentu dari jaringan lunak tubuh.

Persiapan

  • Siapkan baby oil, baby lotion, atau minyak telon. Tergantung mana yang bisa membuat si kecil nyaman dan tidak alergi. (Saya sendiri pilih menggunakan minyak telon karena si kecil alergi menggunakan baby oil)
  • Siapkan handuk atau kain lembut sebagai alas pemijatan sehingga si kecil merasa nyaman di atasnya.

Memijat Wajah Bayi

  1. Tekankan jemari Anda di mulai dari tengah kening bayi mengarah ke pelipis dan pipi.
  2. Pijat daerah bagian atas alis dengan kedua Ibu jari
  3. Berikan tekanan lembut dengan menggunakan ibu jari, tariklah garis dari arah hidung bayi ke arah pipi.
  4. Pijat sekitar area mulut bayi dengan kedua ibu jari. Buatlah gerakan menarik bibirnya sehingga membentuk senyuman.
  5. Berikan pijatan lembut di sekitar rahang bawah bayi, mengarah dari tengah ke samping untuk membuat bibir bayi membentuk senyuman.

Memijat Dada Bayi

  1. Letakkan kedua tangan di atas dada bayi, Lakukan gerakan mengarah ke atas lalu ke samping dan kembali ke tengah dengan gerakan membentuk simbol hati.
  2. Dari tengah dada bayi, buat arah silang dengan telapak tangan Anda menuju ke arah bahu.

Memijat perut Bayi

  1. Lakukan gerakan mengeruk di atas perut bayi dengan gerakan tangan Anda, mengarah dari atas ke bawah perut.
  2. Angkat kedua kaki bayi, tekan kedua lututnya secara perlahan ke arah perut. Buat gerakan melingkar secara bergantian di atas perut mengarah searah jarum jam.
  3. Rasakan gelembung angin di dalam perut bayi, dorong dengan jari-jari Anda searah dengan arah jarum jam.

Memijat Perut Bayi Dengan Gerakan “I Love You”

Pemijatan I love You terdiri dari 3 gerakan :

  • “I”Gunakan tangan kanan Anda di sebelah kiri perut bayi untuk memijat ke arah bawah lurus seperti huruf ‘I’
  • “Love”memberikan pijatan membentuk huruf “L” terbalik. lakukan pemijatan dari arah kanan ke kiri di bagian perut atas lanjutkan ke arah bawah perut
  • “You”Gerakan memijat dengan bentuk hurf “U” terbalik. Gerakan ini memutar setengah lingkaran membentuk huruf U dari perut bawah kanan naik ke perut atas berbelok ke kiri dan dilanjutkan ke arah bawah kiri bagian perut.

Memijat Tangan Bayi

  1. Lakukan gerakan seperti memilin untuk memijat tangan bayi mulai dari bahu hingga ke arah pergelangan tangannya.
  2. Lakukan gerakan sebaliknya, dari arah pergelangan menuju bahu.
  3. Tarik jari-jari bayi dengan lembut menggunakan gerakan memilin
  4. Lakukan pemijatan dengan menekankan ibu jari di telapak tangan dan punggung tangan secara bergantian.
  5. Lakukan gerakan seperti menggulung di tangan sampai ke arah bahu

Memijat Kaki Bayi

  1. Peganglah kaki bayi dengan kedua telapak tangan. Dengan gerakan memilin, pijat kaki bayi dari arah paha menuju ke pergelangan kakinya.
  2. Lakukan gerakan sebaliknya, memilin kaki dari arah pergelangan ke arah pangkal paha bayi.
  3. Tarik jari-jari bayi dengan lembut menggunakan gerakan memilin
  4. Lakukan pemijatan dengan menekankan ibu jari di telapak kaki dan punggung kaki secara bergantian.
  5. Lakukan gerakan seperti menggulung di tangan sampai ke arah paha

Memijat Punggung Bayi

  1. Letakkan bayi dalam posisi tengkurap dengan bantalan lembut.
  2. Lakukan gerakan maju mundur dengan kedua tangan Anda di punggungnya.
  3. lakukan gerakan meluncur dimulai dari bawah leher bayi ke arah pantat
  4. Buat gerakan melingkar dengan jari Anda pada otot disamping tulang punggung.
  5. Usapkan telapak tangan Anda dari bawah leher sampai ke bawah untuk mengakhiri pijatan

 

 Anda membutuhkan layanan pijat bayi ?

 

Silahkan hubungi kami ke nomer telphon ini  : 082130587778 (telp/whatsaap)

Categories
Uncategorized

Gejala dan Faktor Resiko Anemia

Anemia adalah suatu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk menyebarkan oksigen ke seluruh organ tubuh. Dengan kondisi tersebut, penderita biasanya akan merasa letih dan lelah, sehingga tidak dapat melakukan aktivitas secara optimal.

Anemia dapat terjadi dalam jangka waktu pendek maupun panjang, dengan tingkat keparahan ringan sampai berat. Pengobatan kondisi ini bervariasi tergantung pada penyebabnya. Anemia dapat diobati dengan mengonsumsi suplemen secara rutin atau prosedur pengobatan khusus.

GEJALA ANEMIA

  • Badan terasa lemas dan cepat lelah
  • Kulit terlihat pucat atau kekuningan
  • Detak jantung tidak beraturan
  • Napas pendek
  • Pusing dan berkunang-kunang
  • Nyeri dada
  • Tangan dan kaki terasa dingin
  • Sakit kepala
  • Sulit Berkonsentrasi
  • Imsomnia
  • Kaki kram

FAKTOR RESIKO ANEMIA

  • Kekurangan vitamin dan zat besi Membiasakan diri mengonsumsi makanan yang rendah vitamin B12, asam folat, dan zat besi dapat meningkatkan risiko terkena anemia.
  • Gangguan pencernaan pada usus Beberapa penyakit seperti penyakit Crohn dan penyakit celiac dapat menyebabkan gangguan penyerapan nutrisi di usus sehingga meningkatkan risiko terkena anemia.
  • Menstruasi ➪ Umumnya wanita yang masih mengalami menstruasi memiliki risiko terkena anemia lebih besar dibandingkan dengan wanita yang sudah menopause atau pria. Hal tersebut disebabkan oleh kehilangan darah pada saat terjadinya menstruasi.
  • Ibu Hamil ➪ yang tidak mengonsumsi suplemen asam folat dalam jumlah cukup memiliki risiko terkena anemia yang lebih tinggi.
  • Penyakit kronis ➪Jika seseorang menderita kanker, gagal ginjal, atau penyakit kronis lainnya, maka risiko terkena anemia akan meningkat akibat kekurangan sel darah merah. Luka pada organ dalam yang diiringi perdarahan juga dapat menyebabkan tubuh kekurangan zat besi sehingga meningkatkan risiko terjadinya anemia akibat kekurangan zat besi.
  • Riwayat anemia di keluarga Seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat anemia bawaan, memiliki risiko tinggi untuk terkena kondisi yang sama. Umumnya anemia yang diwariskan adalah anemia sel sabit (sickle cell anemia)
  • Usia Penambahan usia akan meningkatkan risiko seseorang terkena anemia. Anemia karena kekurangan vitamin B12 dan asam folat lebih umum terjadi pada lansia di atas 75 tahun.
  • Faktor lain seperti infeksi, kelainan darah, penyakit autoimun, kecanduan alkohol, terkena zat kimia beracun, dan efek samping dari obat dapat meningkatkan risiko anemia pada seseorang.

 

 

 

Categories
Uncategorized

Kenali Jenis Kontrasepsi (KB)

ALAT KONTRASEPSI (KB)

Kontrasepsi merupakan suatu cara atau metode yang bertujuan untuk mencegah pembuahan sehingga tidak terjadi kehamilan. Negara berkembang seperti Indonesia yang memiliki jumlah penduduk besar mendukung program kontraspesi untuk mengendalikan pertumbuhan jumlah penduduk dan untuk meningkatkan kesejahteraaan keluarga. Dalam hal ini pemerintah Indonesia menyelenggarakan program Keluarga Berencana atau KB melalui pengaturan kelahiran.

JENIS KONTRASEPSI

  1. IUD (Intra Uterine Device) adalah alat kecil terdiri dari bahan plastik yang lentur yang dimasukkan ke dalam rongga rahim, dan harus diganti apabila sudah dipakai dalam masa tertentu. Kelebihan penggunaan IUD adalah sangat efektif untuk mencegah kehamilan. Sedangkan kekurangan penggunaan IUD adalah dapat menyebabkan pendarahan di luar siklus menstruasi yang dialami wanita.
  2. Kondom digunakan pada fenis pria untuk mencegah sperma bertemu sel telur ketika terjadi ejakulasi. Kondom berupa sarung karet yang terbuat dari bahan lateks. Kelebihan penggunaan kondom adalah mudah digunakan dan tidak membutuhkan bantuan medis untuk memakai. Kekurangan penggunaan kondom adalah terjadinya kebocoran cairan mani dan alergi pada pemakaian bahan-bahan kondom tertentu.
  3. KB Suntik dilakukan setiap 3 bulan sekali pada seorang wanita untuk mencegah terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur). Kelebihan menggunakan KB Suntik adalah efektif mencegah kehamilan tanpa perlu banyak tahap yang sulit.
  4. Pil KB disebut juga kontrasepsi oral. Pil KB berisi hormon yang menghambat pengeluaran sel telur. Keunggulan menggunakan Pil KB adalah bisa mengatur kehamilan sekaligus efektif mencegah kanker ovarium dan endometrium. Sedangkan kelemahan penggunaan pil KB adalah harus diminum oleh wanita secara rutin. Bila tidak diminum secara rutin dan disiplin maka kemungkinan hamil tetap terjadi.
  5. Implant (susuk) adalah Metode kontrasepsi yang ditempatkan di bawah kulit lengan wanita dan mengeluarkan hormon yang mencegah pelepasan ovum. Metode kontrasepsi ini terbilang efektif dan tidak memerlukan kedisiplinan tinggi seperti penggunaan Pil KB. Kekurangan penggunaan implant adalah bisa menyebabkan fase menstruasi tidak teratur. Selain itu, sejumlah kasus melaporkan implant yang tertanam tidak berdiam di lengan namun bergerak ke bagian tubuh terdekat lainnya.